Informasi 17 Jam HP : 0811 1990 9028, 0811 1990 9026, 0811-1990-9030 WhatsApp : 0811 1990 9026 | |
Program Kelas Karyawan (P2K) - Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali - ITB STIKOM Bali |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| ◊ | Tamatan dan mhs Non Regular Class Program (Hybrid / Blended) demikian juga Program Reguler ITB STIKOM Bali memperoleh Status, Hak, Gelar, serta Ijazah yang sama. | | ◊ | Tamatan P2K ITB STIKOM Bali memperoleh gelar disesuaikan dgn jenjang perkuliahan serta prodi/bidang keilmuannya, serta memperoleh hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan perkuliahan ke jenjang yang lebih tinggi. | | ◊ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Non Regular Class Program (Hybrid / Blended) dan Program Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah demikian juga Transkrip tersebut, tidak tertulis apakah Tamatan P2K ataukah Tamatan Perkuliahan Reguler. Karena P2K yaitu Program Reguler dgn jadwal kuliah dan peserta kuliah yang berbeda. |
Sistem Perkuliahan
| ◊ | Di samping dibekali dgn keahlian bekerjasama di dalam tim, Tamatan Non Regular Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali, demikian juga dibekali keahlian utk memahami ilmu terhadap etika, dibekali ilmu serta pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, keahlian memahami ilmu serta pengetahuan berdasarkan bidang keilmuannya, beserta dibekali dgn keahlian serta kepandaian mengelola tim/organisasi secara lengkap / luas pada bidang yang disesuaikan dgn bidang ilmunya. | | ◊ | Utk mhs non regular class (hybrid / blended) yang berkarir dng sistem penggeseran waktu (shift), tetap bisa mengikuti kuliah dgn baik. Karena sistem perkuliahannya diselenggarakan secara kompeten dgn melakukan perpaduan antara Non Regular Class Program (Hybrid / Blended) dan Program Reguler, oleh karenanya utk mhs yang kerja dng sistem penggeseran waktu (shift) dapat mengikuti kuliah di program lainnya dgn prosedur tertentu. | | ◊ | Tamatan Non Regular Class Program (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali memperoleh keahlian profesional dan cara pandang yang lengkap / luas; mempunyai kemampuan penguasaan teori yang kuat beserta aplikasinya; bisa meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; sanggup mengembangkan sikap mental kompeten yang berorientasi pd penanganan jalan keluar persoalan mengacu alur berpikir-sistem; dan memperoleh keahlian melakukan berbagai penelitian dasar demikian juga terapan. | | ◊ | Sistem perkuliahannya diselenggarakan secara kompeten dan cocok untuk karyawan yang sibuk dgn kerjanya demikian juga utk yang belum bekerja. Di samping kuliah tatap muka, demikian juga mendayagunakan serbaneka metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dng bimbingan pengerjaan tugas akhir / skripsi (S1) / proyek akhir (D3) yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mhs bisa menuntaskan kuliah tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | ◊ | Utk mhs non regular class (hybrid / blended) yang sudah kerja dibolehkan tidak ikut serta di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan, jika mhs tersebut mendapat tugas lembur, atau kerja dng sistem penggeseran waktu (shift), kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui prosedur tertentu. | | ◊ | Kurikulumnya mengacu Sistem Kredit Semester (SKS), dan bobot / mutu kurikulumnya dirancang selain mengacu thd KURNAS, juga mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni, serta terhadap perkuliahan utk meningkatkan ke jenjang kuliah yang lebih tinggi dan minat dunia karier. | | ◊ | Tamatan Program S1 dan D3 Non Regular Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan rumpun keilmuannya, bisa mengikuti perkembangan baru pada bidang keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. | | ◊ | Tamatan Program S1 dan D3 Non Regular Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1) atau Ahli Madya (D3) berdasarkan prodinya, yang bisa meningkatkan jati dirinya dng pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar bisa memperoleh jawaban masalah beserta meningkatkan ilmu serta pengetahuannya. | | ◊ | Kompetensi tamatannya dalam menangani tiap masalah, bisa mengungkap struktur dan inti persoalan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahan jalan keluarnya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dgn bidang ilmunya; dapat memperoleh jawaban masalah secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri di dalam berkarir serta berupaya. | | ◊ | Jika mhs non regular class (hybrid / blended) tidak lulus suatu matakuliah, bisa memperbaikinya di periode atau tahun berikutnya tanpa dikenakan biaya tambahan. | | ◊ | Kompetensi dasar tamatan Program S1 dan D3 Non Regular Class (Hybrid / Blended) ITB STIKOM Bali yaitu mendapatkan bobot / mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan secara konsisten maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan menimba informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa secara konsisten belajar. |
Beban Kredit & Lamanya Pendidikan Tinggi Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Non Regular Class Program (Hybrid / Blended), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 148 sks | 8 semester | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 sks | 6 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks | Lulusan D1, D2, Pindahan melanjutkan ke D3 (D-III) | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Menaikkan Karir atau Dapat Kerja BaruMhs (peserta perkuliahan) Program Kelas Karyawan (P2K) di ITB STIKOM Bali yaitu orang yang sudah kerja demikian juga orang yang belum bekerja.
Para mhs ini secara konsisten menyatukan diri serta saling membantu memperoleh jawaban persoalan masing-masing. Baik persoalan di dalam hal kerja, akademik, keuangan/finansial, demikian juga persoalan lainnya. Juga dgn tamatannya, memperoleh ikatan yang kuat utk saling membantu sesama tamatan ITB STIKOM Bali.
Selama ini mhs yang sudah berkarir, secara konsisten bisa meningkatkan karir serta penghasilannya selama kuliah. Mereka memiliki pengembangan karir dan pengembangan penghasilan dari sesama mhsnya.
Walau demikian mhs yang belum kerja, akan mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga tamatannya, terutama sesama mhs yang sudah bekerja (sbg pengusaha, pengawas pertanian, pegawai, peternak, aparatur sipil negara, dll-nya).
Penyelesaian Terbaik
Jadi, utk masyarakat yang sudah bekerja serta relatif kesulitan dalam mengembangkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di ITB STIKOM Bali yaitu penyelesaian jitu / pilihan utama utk mengembangkan diri. Yaitu meningkatkan kuliah formalnya beserta mengembangkan pengalaman, karir, dan penghasilan.
Utk masyarakat yang belum berkarir dan relatif kesulitan dalam mendapat pekerjaan. Maka mengikuti P2K / Program Kelas Karyawan di ITB STIKOM Bali ini yaitu penyelesaian jitu / pilihan utama utk memiliki kerja. Yaitu meningkatkan pengalaman melalui mereka (sesama mhsnya) yang sudah kerja, serta akhirnya mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga dari dirinya sendiri. Beserta mengembangkan kuliah formalnya. |
| |
|